Tangerang (29/7) – UMKM merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia. Ini terbukti saat krisis ekonomi global tahun 1998 yang mengakibatkan Indonesia mengalami inflasi berlebihan, sektor UMKM masih mampu bertahan dan mendorong pemerintah melakukan pengembangan sektor UMKM sebagai motor ekonomi rakyat."/> Finpay - Dukungan Kementerian UMKM, Gerai Lengkong Berkolaborasi dengan Finpay Siap Akselerasi UMKM untuk Go Digital

Dukungan Kementerian UMKM, Gerai Lengkong Berkolaborasi dengan Finpay Siap Akselerasi UMKM untuk Go Digital

Dukungan Kementerian UMKM, Gerai Lengkong Berkolaborasi dengan Finpay Siap Akselerasi UMKM untuk Go Digital Dukungan Kementerian UMKM, Gerai Lengkong Berkolaborasi dengan Finpay Siap Akselerasi UMKM untuk Go Digital

Tangerang (29/7) – UMKM merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia. Ini terbukti saat krisis ekonomi global tahun 1998 yang mengakibatkan Indonesia mengalami inflasi berlebihan, sektor UMKM masih mampu bertahan dan mendorong pemerintah melakukan pengembangan sektor UMKM sebagai motor ekonomi rakyat. Namun ketika Pandemi COVID-19 banyak UMKM yang mengalami penurunan omset, terutama mereka yang bergerak di sektor offline.

Memasuki era digital saat ini masih banyak UMKM yang belum memaksimalkan potensinya melalui digitalisasi. Hal ini mendorong Gerai Lengkong bersama PT FInnet Indonesia (Finpay) bersama-sama memberikan penyuluhan kepada anggota UMKM Gerai Lengkong melalui event  Penguatan Rantai Pasok Usaha Mikro di Gerai Lengkong Tangerang Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri UMKM Maman Abdurahman, Wakil Gubernur Provinsi Banten Dimyati Natakusumah, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Adha Damanik, Walikota Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Founder Gerai Lengkong Lista Hurustiati, Direktur Enterprise Business Finpay Aziz Sidqi dan VP ICT e-Commerce & SME Services Finpay Roosdiono.

Lista menyampaikan dalam sambutannya bahwa UMKM bukan hanya tulang punggung ekonomi nasional tetapi juga wajah dari ketangguhan Masyarakat Indonesia. “Pasca COVID-19 UMKM telah menunjukan bahwa mereka bisa bertahan, bangkit dan terus tumbuh dengan segala keterbatasan yang ada tentunya.” buka Lista. Namun bukan berarti UMKM bisa bergerak sendiri, UMKM juga butuh dukungan nyata bukan hanya pendampingan dan kolaborasi. “Melalui acara hari ini semoga semangat berkolaborasi, keberpihakan terhadap produk lokal serta penguatan rantai pasok bisa berlanjut. Dan tentunya kita harus bantu UMKM tidak hanya pelatihan namun dengan aksi nyata memberi produk mereka” tambahnya.

Senada dengan Lista, Menteri UMKM Maman Abdurahman menyampaikan bahwa UMKM itu tidak sekedar penopang ekonomi negara namun menjadi simbol kemandirian, simbol inovasi dan simbol berjuang rakyat Indonesia. Maman juga berharap agar penggiat UMKM mulai familiar dengan ekosistem digital, “Saya selalu sampaikan mengenai ekosistem digital, tidak bisa lagi kita hindari. Ini sebuah keniscayaan yang memang suka ataupun tidak suka, senang maupun tidak senang, ibu-ibu pengusaha-pengusaha UMKM sudah harus beradaptasi dengan ekosistem digital” jelasnya. Saat ini pasar telah terbagi menjadi 3, pasar tradisional, modern dan digital. Oleh sebab itu para penggiat UMKM harus beradaptasi dengan ekosistem digital.

Sebagai perusahaan Fintech dengan pengalaman lebih dari 18 tahun, FInpay memiliki andil besar dalam digitalisasi UMKM. Aziz Sidqi dalam kesempatan yang sama menyampaikan komitmennya untuk mendukung UMKM, “Finpay sebagai perusahaan fintech terpercaya, telah lama berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan dan modernisasi UMKM di Indonesia” sapa Aziz. “Visi kami tidak hanya sebatas menyediakan solusi pembayaran, tetapi juga turut serta dalam memajukan kerakyatan melalui UMKM” tambahnya. 

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan kerjasama Digitalisasi Pembayaran antara Finnet, Kementerian UMKM, dan para penggiat UMKM. Kerjasama strategis ini menjadi bentuk dukungan konkret dari Finpay dalam mempercepat transformasi digital sektor UMKM di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, Finpay berkomitmen untuk menyediakan solusi pembayaran yang lebih efisien, aman, dan dapat diandalkan, guna meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM. Dengan inisiatif ini, diharapkan sektor UMKM dapat tumbuh lebih cepat, berinovasi, dan siap menghadapi tantangan ekonomi global di era digital.