Ringkasan:
Tahukah Anda bahwa biaya transfer online Rp6.500 dapat mencapai Rp19,5 juta per tahun jika dilakukan 10 kali selama 300 hari kerja? Bagi bisnis dengan volume transaksi tinggi, biaya tersebut tentu dapat menambah beban operasional.
Karena itu, memahami perbedaan karakteristik serta biaya transfer BI-FAST, SKN, dan RTGS dapat membantu bisnis memilih metode yang lebih sesuai dengan kebutuhan transaksi, sekaligus mengoptimalkan pengeluaran.
Biaya transfer antar bank adalah biaya yang dibebankan ketika nasabah melakukan pengiriman dana ke rekening bank lain. Besaran biaya ini bergantung pada jenis layanan transfer yang dipilih, seperti BI-FAST, transfer online, SKN, atau RTGS.
Menggunakan pembayaran cashless memberikan berbagai manfaat bagi konsumen maupun pelaku usaha.
Pembayaran dapat dilakukan hanya dalam beberapa detik tanpa perlu menghitung uang kembalian.
Risiko kehilangan uang tunai dapat dikurangi karena dana tersimpan secara digital. Selain itu, banyak layanan telah dilengkapi fitur keamanan seperti PIN, OTP, sidik jari, hingga autentikasi biometrik.
Setiap transaksi biasanya tersimpan di aplikasi atau rekening sehingga lebih mudah melakukan pencatatan maupun pengecekan pengeluaran.
Cashless mempermudah pembayaran di marketplace, aplikasi transportasi online, layanan streaming, hingga berbagai platform digital lainnya.
Karena seluruh transaksi tercatat secara otomatis, pengguna dapat lebih mudah memantau pengeluaran bulanan dan mengatur anggaran.
Berikut gambaran biaya transfer antar bank yang umum berlaku pada tahun 2026:
Jenis Layanan | Estimasi Biaya | Jam Operasional | Cocok Untuk |
BI-FAST | Rp2.500 per transaksi | 24/7 | Transfer antar bank sehari-hari hingga Rp250 juta per transaksi |
Transfer Online | Rp6.500 per transaksi (beberapa bank dapat mengenakan tarif berbeda) | Umumnya 24/7, tergantung bank | Transfer antar bank yang membutuhkan dana diterima secara real-time |
SKN | Hingga Rp2.900 per transaksi | 9 jadwal setelmen, mulai 08.00–16.45 WIB | Transfer yang tidak harus diterima secara instan, termasuk transaksi dengan nominal lebih besar |
RTGS | Sekitar Rp25.000-Rp30.000 per transaksi (tergantung kebijakan bank) | 06.30-16.30 WIB untuk transaksi nasabah | Transfer bernilai besar yang membutuhkan penyelesaian secara segera |
Perlu diingat bahwa biaya di atas dapat berbeda pada setiap bank atau berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan.
Baca Juga: Biaya Admin Shopee 2026: Fee, Komisi, Dan Cara Menghitungnya
Pemilihan layanan transfer sebaiknya disesuaikan dengan nominal transaksi, kebutuhan kecepatan, dan waktu pengiriman dana. Berikut beberapa hal yang dapat dipertimbangkan:
BI-FAST dapat menjadi pilihan untuk transfer antar bank yang membutuhkan penyelesaian secara cepat. Layanan ini tersedia 24 jam setiap hari, dan memiliki batas maksimal Rp250 juta per transaksi. Biaya yang dikenakan kepada nasabah ditetapkan maksimal Rp2.500 per transaksi, meskipun bank dapat menetapkan batas transaksi nasabah yang lebih rendah sesuai kebijakannya.
Karena itu, BI-FAST cocok untuk transfer ritel sehari-hari, termasuk transaksi hingga Rp250 juta selama masih berada dalam limit yang ditetapkan bank.
SKNBI menggunakan mekanisme kliring dan tidak beroperasi secara real-time seperti BI-FAST. Dalam operasional normal, SKNBI memiliki 9 kali setelmen dalam sehari, dengan jadwal setelmen mulai sekitar pukul 08.00 hingga 16.45 WIB. Sistemnya beroperasi pada jam yang telah ditentukan, sehingga waktu dana diterima dapat bergantung pada kapan transaksi dikirim dan diproses oleh bank.
Untuk layanan transfer dana, batas maksimal transaksi melalui SKNBI adalah Rp1 miliar per transaksi. Bank Indonesia juga menetapkan tarif SKNBI dari bank kepada nasabah maksimal Rp2.900 per transaksi hingga 31 Desember 2026.
Dengan karakteristik tersebut, SKNBI dapat dipertimbangkan untuk transaksi dengan nominal lebih besar yang tidak harus diterima secara instan.
BI-RTGS dirancang untuk transaksi yang membutuhkan penyelesaian secara individual dan seketika. Sistem ini beroperasi pada jam tertentu, bukan 24/7 seperti BI-FAST. Dalam jadwal operasional normal, sistem dibuka mulai 06.30 WIB, sementara transaksi untuk nasabah berlangsung hingga sekitar 16.30 WIB, dengan ketentuan operasional bank yang dapat memengaruhi batas waktu penerimaan instruksi nasabah.
Perlu diperhatikan bahwa berdasarkan ketentuan BI yang masih tercatat berlaku, batas minimal transaksi BI-RTGS untuk kepentingan nasabah adalah di atas Rp100 juta per instruksi setelmen. Jadi, klaim bahwa batas minimum Rp100 juta telah dihapus sebaiknya tidak digunakan tanpa dasar regulasi terbaru yang secara eksplisit mengubah ketentuan tersebut.
Limit yang ditetapkan Bank Indonesia tidak selalu menjadi jumlah yang dapat langsung digunakan nasabah. Misalnya, BI-FAST memiliki batas maksimal Rp250 juta per transaksi, tetapi bank dapat menetapkan limit yang lebih rendah untuk nasabahnya.
Karena itu, sebelum melakukan transfer, periksa limit transaksi pada aplikasi atau kanal resmi bank yang digunakan. Dengan membandingkan nominal, biaya, kecepatan, dan jam operasional, Anda dapat memilih layanan transfer yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Biaya transfer antar bank dapat menjadi pertimbangan bagi pelanggan saat bertransaksi. Tidak sedikit pelanggan yang memilih metode pembayaran dengan biaya transaksi yang lebih rendah atau bahkan tanpa biaya tambahan.
Sebagai solusinya, Anda dapat menyediakan berbagai metode pembayaran melalui Finpay Payment Gateway. Dengan begitu, pelanggan dapat memilih metode pembayaran sesuai preferensi, seperti QRIS, virtual account, transfer bank, dompet digital, maupun kartu debit dan kredit.
Selain memberikan lebih banyak pilihan pembayaran kepada pelanggan, Finpay juga membantu bisnis dalam mengelola seluruh metode pembayaran dalam satu sistem. Anda tidak perlu membuka atau mengelola banyak rekening bank hanya untuk memenuhi kebutuhan transaksi pelanggan.
A: Biaya administrasi transfer antar bank tidak ditentukan oleh nominal transfer, melainkan oleh jenis layanan yang digunakan. Sebagai contoh, transfer sebesar Rp5 juta melalui BI-FAST umumnya dikenakan biaya Rp2.500, sedangkan transfer online antar bank biasanya dikenakan biaya sekitar Rp6.500. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat melihat melihat FAQ resmi BI-FAST.
A: Beberapa bank digital maupun bank konvensional memberikan kuota transfer gratis kepada nasabah sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, sejumlah rekening premium atau promo tertentu juga dapat memberikan bebas biaya transfer antar bank.
A: Lama proses transfer tidak bergantung pada nominal dana, melainkan pada layanan transfer yang digunakan. BI-FAST, transfer online, dan RTGS umumnya diproses secara real-time, sedangkan SKN dapat memerlukan waktu lebih lama sesuai jadwal pemrosesan yang berlaku.
Hubungi kami untuk personalisasi kebutuhan bisnis anda.