Dengan semakin populernya pembayaran digital, memahami cara membuat QRIS menjadi hal penting bagi pemilik usaha. QRIS All Payment memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran dengan lebih mudah, cepat, dan aman tanpa perlu menggunakan uang tunai.
Dengan QRIS, pelanggan dapat membayar menggunakan berbagai aplikasi mobile banking maupun e-wallet hanya dengan satu kode QR. Lalu, bagaimana cara membuat QRIS All Payment untuk usaha? Simak panduan lengkapnya berikut.
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk memudahkan transaksi digital di Indonesia. Dengan QRIS, satu kode QR dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS.
Artinya, pelanggan dapat melakukan pembayaran melalui berbagai metode digital, seperti aplikasi mobile banking, dompet digital (e-wallet), layanan pembayaran berbasis QR, serta aplikasi pembayaran lain yang telah mendukung standar QRIS.
Melalui sistem ini, pemilik usaha tidak perlu menyediakan banyak QR code dari berbagai penyedia pembayaran.
Sebelum mengetahui cara membuatnya, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu alasan mengapa QRIS kini menjadi salah satu metode pembayaran yang banyak digunakan oleh pemilik usaha di berbagai sektor bisnis.
Beberapa keuntungan menggunakan QRIS antara lain:
Selain itu, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa QRIS dirancang agar transaksi menjadi lebih cepat, mudah, murah, aman, dan andal.
Baca juga : Digital Payment: Bantu Bisnis Anda Menjadi Lebih Efisien
Penggunaan QRIS di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat pada tahun 2026. Bank Indonesia mencatat bahwa transaksi QRIS pada Januari 2026 mencapai 1,83 miliar transaksi, meningkat 131,47% secara tahunan (year-on-year) dengan nilai transaksi sebesar Rp164,48 triliun.
Pertumbuhan tersebut berlanjut sepanjang tahun. Pada April 2026, volume transaksi QRIS tercatat tumbuh lebih dari 108% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh semakin banyaknya pengguna dan merchant yang mengadopsi pembayaran digital. Jumlah pengguna QRIS bahkan telah menembus 63 juta orang, sementara jumlah merchant mencapai sekitar 45,3 juta merchant di seluruh Indonesia.
Bank Indonesia juga menargetkan QRIS mencapai 17 miliar transaksi sepanjang 2026, dengan perluasan penggunaan lintas negara dan peningkatan jumlah merchant. Target ini menunjukkan bahwa QRIS semakin menjadi metode pembayaran digital utama bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Indonesia.
Meningkatnya penggunaan QRIS memberikan peluang besar bagi pelaku usaha untuk menerima pembayaran digital dengan lebih mudah, cepat, dan praktis. Oleh karena itu, memahami cara membuat QRIS dan segera menggunakannya dapat membantu bisnis menjangkau lebih banyak pelanggan yang kini semakin terbiasa bertransaksi secara non-tunai.
Secara umum, pemilik usaha perlu menyiapkan beberapa dokumen berikut:
Untuk badan usaha, biasanya diperlukan dokumen tambahan seperti NIB atau legalitas usaha sesuai ketentuan penyelenggara jasa pembayaran.
Setelah dokumen siap, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut.
1. Pilih Penyedia QRIS Resmi
Pastikan Anda mendaftar melalui penyedia layanan pembayaran yang telah bekerja sama dengan Bank Indonesia atau penyelenggara jasa pembayaran resmi.
2. Lengkapi Formulir Pendaftaran
Isi data usaha secara lengkap dan benar, termasuk informasi pemilik usaha serta rekening penerima dana transaksi.
3. Unggah Dokumen yang Dibutuhkan
Siapkan dokumen identitas dan data usaha untuk proses verifikasi.
4. Tunggu Proses Verifikasi
Penyedia layanan akan melakukan pengecekan data dan verifikasi merchant sebelum QRIS diterbitkan.
5. Dapatkan QRIS dan Mulai Bertransaksi
Setelah disetujui, Anda akan menerima QRIS yang dapat langsung digunakan untuk menerima pembayaran digital dari pelanggan.
Dengan pengelolaan yang baik, QRIS dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional dan mempermudah proses pembayaran pelanggan.
Jika Anda ingin menerima pembayaran digital dengan lebih praktis, Anda dapat menggunakan layanan Mitra Finpay. Melalui layanan ini, pemilik usaha dapat memperoleh QRIS untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi perbankan dan e-wallet dalam satu kode QR. Selain itu, proses pendaftaran dan pengelolaan transaksi dapat dilakukan melalui aplikasi Mitra Finpay yang tersedia di Google Play Store dan Apple App Store, sehingga memudahkan pemilik usaha dalam mengelola pembayaran kapan saja dan di mana saja.
Layanan ini cocok digunakan oleh berbagai jenis usaha, mulai dari UMKM, toko retail, warung makan, kafe, bisnis online, hingga penyedia jasa. Selain mempermudah proses pembayaran, setiap transaksi juga tercatat secara digital sehingga membantu pemilik usaha memantau pemasukan dengan lebih rapi dan efisien.
Selain mempermudah transaksi, Mitra Finpay juga membantu pemilik usaha memantau pembayaran secara lebih praktis sehingga operasional bisnis menjadi lebih efisien. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran QRIS dapat dilihat melalui Mitra Finpay.
A: QRIS umumnya dibuat untuk pemilik usaha. Namun, UMKM, usaha rumahan, pedagang, hingga freelancer juga bisa mendaftar QRIS.
A: Biaya pendaftaran tergantung penyedia layanan. Beberapa penyedia menawarkan QRIS gratis, sedangkan transaksi dikenakan Merchant Discount Rate (MDR) sesuai ketentuan Bank Indonesia.
A: Limit maksimal transaksi QRIS per transaksi adalah Rp10 juta.
Hubungi kami untuk personalisasi kebutuhan bisnis anda.